Sebelas Terbaik dan Terburuk dari Ferguson

Selasa, Mei 14, 2013

Selama 26 tahun karirnya di United, Ferguson telah berurusan dengan banyak pemain. Kepada Anda, kami hadirkan pilihan kami atas sebelas pemain terbaik dan sebelas pemain terburuk United di era Ferguson.
Perjalanan seseorang tak selamanya mulus, begitu juga dengan Sir Alexander Chapman Ferguson yang tak selalu menuai sukses selama 26 tahun berkarir di Manchester United. Dalam memilih pemain pun, Ferguson tak selamanya benar. Kadang kala ia mendatangkan pemain yang biasa saja, di lain waktu ia membentuk seorang legenda. Namun tak jarang pula ia mendatangkan pemain yang tidak tepat.
Inilah pilihan kami akan sebelas pemain terbaik dan terburuk yang pernah bermain di Manchester United selama Ferguson bertakhta.
Ferguson’s Best XI (4-4-2)
Adu argumen tampaknya tak perlu kita lakukan di posisi ini. Siapapun pasti setuju bahwa Peter Schmeichel pantas dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik sepanjang masa yang pernah dimiliki oleh United. Ia bahkan pantas masuk ke dalam tim terbaik dunia sepanjang masa.
Sepanjang delapan tahun karirnya di United, raksasa Denmark ini berhasil melakukan banyak penyelamatan gemilang yang membantu pasukan Ferguson merengkuh lima gelar juara Premier League, tiga Piala FA, satu Piala Liga, empat Charity Shield, satu Champions League, dan satu UEFA Super Cup termasuk menjadi bagian penting dari treble bersejarah tahun 1999.
Pemain yang selama membela United berhasil mempersembahkan 20 gelar juara kepada satu-satunya klub yang pernah ia bela ini merengkuh tujuh dari 20 gelarnya sebagai kapten United.
Sepanjang 19 tahun karirnya di United, Neville adalah contoh kerja keras, dedikasi, dan konsistensi. Bersama United pula ia berkembang menjadi salah satu bek kanan terbaik yang pernah dimiliki oleh Inggris.
Eks pemain Tim Nasional Serbia ini adalah salah satu alasan dari keberhasilan kedua Ferguson di ajang Liga Champions. Didatangkan dari Spartak Moscow pada 2006, Vidic segera menjadi sosok tak tergantikan di jantung pertahanan United. Atas ketangguhannya itu pula ban kapten sempat tersemat di lengannya walaupun ia bermain berpasangan dengan Rio Ferdinand yang telah lebih dahulu bermain bagi United.
Hingga kini, hampir semua gelar terbaik di Inggris, Eropa, dan tingkat dunia telah berhasil ia persembahkan dalam bentuk lima gelar juara Premier League, empat Community Shield, tiga League Cup, satu Liga Champions, dan satu trofi Piala Dunia Antarklub.

10 Hal Yang Akan di Rindukan dari SAF

Kamis, Mei 09, 2013
Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (REUTERS/Phil Noble)
Sir Alex Ferguson akhirnya resmi pensiun sebagai manajer Manchester United akhir musim ini. Berbagai torehan emas sudah diciptakan oleh pria asal Skotlandia ini sejak mendarat di Old Trafford pada November 1986.

Ada beberapa hal yang menjadi ciri khas pria 71 tahun ini yang tentukan tak bisa dilupakan begitu saja. Berikut 10 hal yang akan dirindukan dari sosok Fergie jika nanti dia benar-benar pensiun seperti dilansir Daily Mail:

1. Waktu Fergie

Ketika ofisial menunjukkan waktu injury time empat menit, maka itulah saatnya MU bangkit untuk meraih gol kemenangan. Itu terjadi dan terus terjadi, sepertinya ada kekuatan tertentu dari Ferguson di pinggir lapangan.

Istilah Fergie Time atau waktu Fergie bukan kali pertama terdengar pada 1999, saat MU meraih kemenangan dramatis atas Bayern Munich di Liga Champions. Istilah ini sudah ada pada April 1993. Saat itu MU mengalahkan Sheffield Wednesday 2-1. Steve Bruce mencetak gol kemenangan pada menit keenam injury time.

Saat injury time terjadi, drama besar bisa saja terjadi. Dan saat itulah ada 'Fergie time'.

2. Tradisi permen karet

Bagi beberapa fans, Ferguson adalah Manchester United. Dalam setiap pertandingan, Fergie hampir selalu terlihat sedang mengunyah permen karet.

Fergie juga seringkali dijumpai mengenakan sweater hitam dan topi khas Wales pada saat latihan jelang laga besar.

5 Momen Keajaiban SAF




Sir Alex Ferguson dianggap sebagai manajer tersukses di Britania Raya.
VIVAbola - Sir Alex Ferguson dianggap sebagai manajer tersukses di Britania Raya. Pelatih asal Skotlandia itu berhasil mempersembahkan 38 piala selama 26 tahun melatih di Old Trafford.

Berikut ini lima momen keajaiban Ferguson selama berkarier sebagai pelatih seperti dikutip dari situs resmi UEFA:

1. 11 Mei 1983, Final European Cup Winners' Cup, Stadion Nya Ullevi, GothenburgFerguson yang masih melatih klub asal Skotlandia Aberdeen, harus dihadapkan raksasa Spanyol Real Madrid di babak final. Banyak pihak memprediksi Aberdeen akan menjadi bulan-bulanan Los Blancos di final. Namun, Aberdeen tampil mengejutkan saat pertandingan berjalan tujuh menit ketika Eric Black membobol gawang Madrid. Penalti Juanito membuat Madrid menyamakan kedudukan 1-1. Kemenangan Aberdeen akhirnya ditentukan melalui sundulan John Hewitt pada menit ke-112. Usai pertandingan legenda Madrid Alfredo Di Stefano mengatakan: "Aberdeen melakukan hal yang tidak bisa dibeli dengan uang. Semangat tim yang dibangun karena tradisi."

MU hadapi 5 Tantangan



JAKARTA–Manchester United (MU) bakal menghadapi lima tantangan sesudah Sir Alex Ferguson menyatakan mundur pada musim ini.
United dituntut memilih manajer baru sesudah seperempat abad lebih. Sosok pengganti Ferguson itu tentu diharapkan dapat mempertahankan posisi teratas MU di kancah sepak bola Inggris, sebagaimana dikutip dari situs SkySports.
Ada lima tantangan yang perlu diemban bagi sosok yang kelak menggantikan Ferguson.
Tantangan pertama, bukan sebatas tugas yang relatif berat bahkan sarat onak berduri, melainkan manajer pengganti Ferguson nantinya dituntut mengembangkan tugas menciptakan atmosfer sepak bola Inggris.
Fergie meninggalkan kesan kuat sebagai manajer sarat pengalaman dan teruji di berbagai turnamen dan kompetisi.
Contohnya, lihat saja atmosfer Stamford Bridge sesudah kepergian Jose Mourinho. Pengaruh dan magnet pelatih asal Portugal itu demikian mengakar dalam sendi-sendi keseharian Chelsea, padahal, “The Special One” hanya berada di sana selama tiga musim. Gejala hampir serupa terjadi bagi George Graham di Arsenal dan Don Revie di Leeds.

"Sir Alex Ferguson Wajah Manchester United"

Keputusan pensiun Sir Alex Ferguson sebagai pelatih Manchester United terus menuai simpati. Kali ini, simpati datang dari pelatih legendaris Bayern Munchen dan Borussia Dortmund, Ottmar Hitzfeld.

Setelah malang melintang selama 26 tahun lamanya bersama MU, Ferguson memutuskan menanggalkan jabatannya di musim depan.

Selama hampir tiga dekade menjadi arsitek, Fergie sukses menghadirkan berbagai gelar prestisius bagi MU, diantaranya 13 gelar Liga Primer Inggris, lima Piala FA, empat Piala Liga dan dua trofi Liga Champions.

Total Tayangan Halaman

MABDJ. Diberdayakan oleh Blogger.

This is My Life. This is My Choice. and I Like That. Welcome, My Name is fahry

Translate

Detik News

Supersoccer.co.id